Wapres Gibran Minta Maaf atas Kejadian Karhutla Kalimantan, Kondisi Udara Belum Pulih
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada warga Kalimantan karena kondisi udara di sejumlah wilayah hingga kini belum sepenuhnya pulih akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dengan nada prihatin, Gibran mengakui kondisi tersebut masih menjadi perhatian pemerintah dan meminta masyarakat, khususnya anak-anak serta kelompok rentan, mendapat perlindungan selama kualitas udara belum kembali normal.
“Saya ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk warga Kalimantan karena kondisi udara belum sepenuhnya pulih,” ujar Gibran saat memberikan sambutan di Posko Karhutla Lapangan 1, Jalan Tegal Arum, kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026).
Permintaan maaf tersebut menjadi salah satu pesan utama Gibran dalam kunjungannya ke posko karhutla.
Ia menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang masih dirasakan masyarakat sekaligus memastikan pemerintah akan terus berupaya agar keadaan segera membaik.
“Kami akan memaksimalkan, kami akan mengupayakan yang terbaik sesuai arahan Bapak Presiden,” katanya.
Perhatian Wapres kemudian tertuju kepada anak-anak dan kelompok rentan yang dinilai paling membutuhkan perlindungan di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya pulih.
Gibran meminta kegiatan belajar mengajar memperhatikan kondisi udara dan dilakukan melalui koordinasi dengan orang tua murid.
Baca Juga Laporan ke Wapres Gibran BPBD Sebut Terjadi 2.693 Karhutla, 20 Ribu Hektare Lahan Terbakar
Ia mengingatkan agar dampak kualitas udara tidak berujung pada meningkatnya kasus ISPA, terutama pada anak-anak.
“Jangan sampai nanti kasus-kasus di sekolah-sekolah, terutama untuk anak-anak, untuk ISPA jangan sampai meningkat. Kita jaga benar anak-anak, kaum rentan,” tuturnya.
Gibran ingin memastikan kondisi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan, segera kembali pulih.
Dengar Kabar Sekolah Rakyat Dekat Lokasi Api
Kepedulian Gibran juga terlihat ketika membicarakan rencana kunjungannya ke salah satu Sekolah Rakyat.
Ia mengaku mendapat informasi bahwa lokasi sekolah tersebut berada cukup dekat dengan area terdampak kebakaran.