Lawan Isenmulang Kalteng FC, Bali United Dikenai Sanksi Denda Rp 60 Juta dari Komdis PSSI
WARTABANJAR.COM - Bali United mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI
menjelang laga melawan Isenmulang Kalteng FC di pekan kedua Liga 1 Super League.
Sanksi Komdis PSSI untuk Bali United berupa denda Rp 60 juta dikarenakan pelanggaran terkait adanya penyalaan petasan di pertandingan Bali United vs PSS Sleman pada menit ke-82.
Pelanggaran itu berbuah sanksi berupa denda senilai 60 juta Rupiah, sesuai dengan Pasal 70 ayat (1), ayat (2) jo lampiran 1 nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.
Bahkan, Bali United akan mendapatkan
hukuman lebih berat jika ada pengulangan pelanggaran.
Bali United FC bakal menjamu Isenmulang Kalteng FC pada hari Sabtu (12/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Ini menjadi pertemuan pertama mereka di musim ini mengingat Isenmulang Kalteng FC adalah tim promosi dari Championship yang bermain di musim lalu.
Baca Juga Lawan Persib, Shin Tae-yong Yakin Persija Bisa Tampil Lebih Baik di Liga 1 Super League
Baca Juga Hasil Lengkap Pekan Pertama Liga 1 Super League: Persib Comeback, 2 Tim Promosi Keok
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen sudah menilai kekuatan lawannya melalui analisa laga pekan sebelumnya.
Menurut pelatih asal Belanda ini, permainan Isenmulang Kalteng FC terlihat berbeda saat babak pertama dan babak kedua.
Sehingga, program latihan yang diberikan kepada anak asuhnya dalam masa persiapan adalah untuk meredam taktikal yang diterapkan oleh lawannya besok malam.
"Jika melihat pertandingan pekan lalu, permainan mereka (Isenmulang Kalteng FC) berbeda antara babak pertama dan kedua. Kami memahami ini adalah laga penting sehingga target kami adalah meraih tiga poin di rumah," ungkap Coach Johnny.
Kemenangan 2-1 atas PSS Sleman pekan lalu menjadi modal penting mengingat laga kedua akan kembali bermain di kandang.
Coach Johnny pun telah menyiapkan rencana untuk timnya agar pemain tetap disiplin dengan rencana yang sudah dibangun dalam tim.