Barito Putera vs Persela Perang Video Jelang Duel di Championship, Laskar Antasari Kehilangan Pemain
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Minggu (4/10/2026), Barito Putera akan kembali berlaga di lanjutan Liga 2 Championship.
Bermain di kandang, Stadion 17 Mei Banjarmasin, Barito Putera akan menjamu Persela Lamongan.
Dalam tiga laga sebelumnya, tim berjuluk Laskar Antasari ini meraih satu kemenangan atas Persipura, kalah dari Deltras FC dan imbang dengan Kendal Tornado FC.
Sementara Persela selalu menang di tiga laga atas Persis Solo, Persiba Balikpapan dan PSBS Biak.
Melihat hasil ini, bukan pekerjaan mudah bagi Barito Putera untuk meraih poin penuh meski bermain di kandang.
Jelang laga melawan Persela, skuat asuhan pelatih Hendri Susilo kehilangan satu pemain mudanya.
Edward Gerrard Edginataqi mendapat panggilan dari PSSI untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U20.
Ini bukan panggilan pertama bagi Gerrard.
“Ya, Gerrad kembali ke TC Timnas namun kita sudah menyiapkan itu dan sebelumnya juga kita tanpa Gerard jadi tidak masalah,” ujar Isnan Ali, asisten pelatih Barito Putera.
Selain Gerrard, Barito Putera memiliki beberapa pemain muda lainnya, termasuk Korneles Howay yang bermain gemilang saat melawan Persipura dan Kendal Tornado FC.
Baca Juga: Tiket Laga Barito Putera vs Persela Lamongan di Stadion 17 Mei Sudah Bisa Dibeli
Baca Juga: Korneles Howay Bakal Jadi Andalan Barito Putera Saat Lawan Persela Lamongan
Perang Video di Medsos
Beberapa hari jelang duel, kedua kubu sudah "perang" di dunia maya dengan mengunggah video kemenangan tim masing-masing di medsos.
Terpantau Barito Putera mengunggah video nostalgia saat bertanding melawan Persela di Stadion 17 Mei pada ajang Liga 1 Tahun 2017 lalu.
Saat itu, Barito Putera sebagai tuan rumah menggilas Persela dengan skor telak 4-1.
Video itu diunggah di akun Instagram @psbaritoputera, Jumat (2/9/2026) pagi.
Ada dua video yang diunggah disertai narasi:
A MATCH TO REMEMBER.
Ada cerita yang pernah ditulis di Stadion 17 Mei.
Tahun 2017, Saat laga PS Barito Putera dan Persela beradu di rumah sendiri.
Hari itu berakhir dengan skor 4–1 untuk PS Barito Putera.
Sembilan tahun berlalu.