WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kesedihan mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Muhammad Firman Ariyadi (28), anggota relawan damkar Banjarmasin yang tewas karena tenggelam di sungai Jafri Zamzam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Korban meninggal dunia usai bertugas memadamkan api dalam insiden kebakaran di Jalan Bandarmasih, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (7/9/2026) subuh.

Kepedulian dan dukungan moril terhadap keluarga yang ditinggalkan almarhum relawan damkar Banjarmasin itu pun ditunjukkan Sat Polairud Polresta Banjarmasin. 

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie yang juga mewakili Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, bersama sejumlah personel polisi menyambangi kediaman keluarga almarhum relawan damkar yang meninggal tersebut di Banjarmasin, Selasa (8/9/2026).

Dalam momen kunjungan itu, pihak Polresta Banjarmasin memberikan santunan kepada kerabat almarhum Muhammad Firman Ariyadi, sebagai wujud empati atas dedikasi almarhum selama bertugas menjadi salah satu tim relawan damkar Banjarmasin.

Tak hanya itu, doa bersama juga dipanjatkan untuk almarhum, dan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan. 

Baca Juga Pertamina Kalimantan Layangkan 200 Surat Sanksi untuk 160 SPBU, Laporkan Pelanggaran ke 135

Baca Juga Gasak Motor dan HP Kenalan via Aplikasi Kencan, Pria Samarinda Dibekuk Personel Polres Banjar

"Kegiatan ini merupakan bentuk empati Polri khususnya Sat Polairud Polresta Banjarmasin terhadap sesama relawan kemanusiaan yang selama ini aktif membantu masyarakat, yang mana BPK Reg 02 Fire Rescue adalah salah satu kelompok relawan damkar Banjarmasin yang berperan penting dalam kegiatan evakuasi dan penanggulangan bencana," kata Kompol Dading. 

"Turut berdukacita, dan mas ini bisa dikatakan pahlawan, syahidlah karena ini membantu orang, dan santunan dari Polresta Banjarmasin ini semoga bapak berkenan, bisa bantu acara ya doa doa lah," lanjut Kompol Dading sambil menyerahkan bantuan ke pihak keluarga almarhum. 

Sementara itu, keluarga relawan damkar yang meninggal saat bertugas memadamkan kobaran api itu, menyambut positif santunan yang diberikan dan doa yang dipanjatkan.