WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Galyna Heiwa asal Kabupaten Tanah Laut sukses membawa kain wastra khas daerah menembus pasar internasional hingga dipesan ke berbagai negara, Minggu (06/09/2026).

Usaha kreatif milik Owner Hanik Timur Permata ini, berpusat di Jalan Kamaratih Belakang Kantor Samsat, RT 006/RW 002, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari. 

Berbekal pengalaman lebih dari delapan tahun, Galyna Heiwa konsisten mengusung konsep pewarnaan alami, yang ramah lingkungan berbasis tumbuhan Indigofera.

"Walaupun pewarnaan alam itu sendiri sebenarnya ramah lingkungan, tidak mencemari bumi, tapi tetap kita jaga lingkungan kita. Pewarna ini alami, ramah lingkungan, tidak berbahaya, dan tidak ada bahan kimianya, no chemical," kata pengrajin perempuan dari Galyna Heiwa, saat menjelaskan proses pembuatan warna dasar alami.

Keunggulan pewarnaan alami berbahan Indigofera ini, menjadi daya tarik utama bagi konsumen mancanegara. 

Baca Juga: Peringatan Maulid di BPP Tanjung Tabalong, 42 Menu Makanan Jadi Simbol Harapan Rezeki

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, 14 Penerbangan di Syamsudin Noor Dibatalkan, Sekitar 2.000 Penumpang Terdampak

Penjualan produk Galyna Heiwa bahkan telah merambah ke sejumlah negara di kawasan Asia, Australia, hingga Eropa.

"Alhamdulillah kita sampai saat ini sudah sampai ke Filipina, yaitu kita menyasar di muslim fashion ada di Davao, kita ekspor baju-baju yang outer-nya Sasirangan. Untuk syal atau scarf sudah kami kirim ke Australia, untuk topi ke Italia, dan kain sampai Singapura karena kita berkolaborasi dengan desainer di sana," paparnya.

Capaian pasar global tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut melalui Tim Penggerak PKK serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tanah Laut.

"Alhamdulillah dari Pemkab Kabupaten Tanah Laut banyak men-support kami, yaitu dari Ibu Ketua TP PKK dan Ibu Ketua Dekranasda sendiri sudah membawa produk-produk kami ke luar negeri, yang terakhir kemarin yaitu ke Belgia di mana pewarnaan alam sangat diminati di pasar Eropa," jelasnya.