Peringatan Maulid di BPP Tanjung Tabalong, 42 Menu Makanan Jadi Simbol Harapan RezekiPeringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar secara unik oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tanjung dan BPP Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor BPP Tanjung tersebut, para penyuluh membawa makanan dari rumah masing-masing untuk disantap bersama.

Uniknya, terdapat 42 jenis menu makanan yang disajikan dalam peringatan tersebut.

Jumlah itu bukan sekadar angka. Bagi para penyuluh pertanian, 42 jenis menu tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar rezeki para penyuluh maupun petani yang mereka dampingi semakin bertambah.

Koordinator BPP Tanjung, Hormansyah, mengatakan makanan yang disajikan merupakan hasil masakan dari rumah masing-masing koordinator dan penyuluh.

Dikatakannya jumlah 42 menu sengaja dimaknai sebagai doa agar rezeki, yang diberikan Allah SWT semakin berlimpah.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, 14 Penerbangan di Syamsudin Noor Dibatalkan, Sekitar 2.000 Penumpang Terdampak

Baca Juga: Innalillahi, Mantan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin Meninggal Dunia, Ini Profilnya

“Dengan 42 macam menu ini, mudah-mudahan rezeki kami bertambah banyak, bahkan lebih dari 42 macam. Kami berharap tahun-tahun berikutnya bisa kembali melaksanakan Maulid Nabi dengan tambahan menu menjadi 43, 44 dan seterusnya,” ujar Hormansyah, Minggu (06/09/2026).

Selain menyantap hidangan bersama, peringatan Maulid Nabi tersebut, juga diisi dengan ceramah agama dan pembacaan syair Maulid Habsyi.

Suasana kekeluargaan semakin terasa, karena kegiatan tidak hanya diikuti para penyuluh pertanian dari BPP Tanjung dan BPP Murung Pudak.

Sejumlah perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Tabalong, Tim Kerja Penyuluh Pertanian, serta kelompok tani yang selama ini menjadi mitra penyuluh juga turut hadir.

Sementara itu, materi keagamaan dalam peringatan tersebut disampaikan Ustaz Reza Nabil Fahlevi.

Para jemaah diajak meneladani akhlak Rasulullah SAW, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan juga diiringi lantunan sholawat dan syair Maulid Habsyi dari Grup Nurul Mustofa, Langgar Islahul Ummah, Tanjung Tengah.