Gunung Anak Krakatau Erupsi, 14 Penerbangan di Syamsudin Noor Dibatalkan, Sekitar 2.000 Penumpang Terdampak
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan. Sebanyak 14 penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, dibatalkan, Minggu (6/9/2026), dengan total 1.971 penumpang terdampak.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.187 penumpang keberangkatan dan 784 penumpang kedatangan terkena dampak pembatalan penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan kondisi tersebut berkaitan dengan penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Informasi terkini yang kami dapatkan pagi ini, telah terbit NOTAM penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta hingga pukul 13.30 WIB atau 14.30 Wita,” kata Millyas.
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Jakarta, termasuk penerbangan dengan rute terkoneksi melalui CGK.
Delapan penerbangan keberangkatan yang terdampak yakni GA533, IU629, GA535, QG795, IP617, QG491, IU627 dan QG495. Sedangkan enam penerbangan kedatangan yang dibatalkan yakni GA530, QG480, IP616, QG490, IU626 dan QG794.
Baca Juga: Innalillahi, Mantan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin Meninggal Dunia, Ini Profilnya
Baca Juga: Diduga Sengaja Dibakar, Penyebab Kebakaran di Depan Pasar Antasari Banjarmasin Diselidiki Polisi
Di tengah pembatalan penerbangan tersebut, calon penumpang memilih bersabar dan menunggu kepastian jadwal berikutnya.
Salah seorang calon penumpang bernama Ahmad mengatakan keselamatan menjadi hal utama dalam kondisi seperti ini.
“Mau tidak mau, namanya ini juga demi keselamatan. Jadi kami harus menunggu jadwal penerbangannya,” ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, meski pembatalan penerbangan membuat rencana perjalanan terganggu, kondisi tersebut harus diterima karena menyangkut keselamatan penerbangan dan penumpang.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Bandara Internasional Syamsudin Noor menyiapkan sejumlah langkah penanganan, termasuk parking stand bagi pesawat-pesawat yang terdampak serta layanan service recovery bagi para penumpang.
Millyas mengimbau calon penumpang untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui informasi resmi dari masing-masing maskapai.
“Kami menyarankan para pengguna jasa untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui informasi yang disampaikan oleh maskapai,” ujarnya.