“Tidak hanya baik dalam penilaian, kami juga berharap pendampingan awal oleh seluruh jajaran pemerintah daerah sehingga pelayanan publik yang ada di pemerintah daerah ataupun juga di desa ini benar-benar real, bukan hanya dalam bentuk nilai,” tuturnya.

Setelah kegiatan, Saidi mengatakan percepatan pencanangan 20 desa tersebut akan dikolaborasikan bersama Ombudsman.

Teknis pendampingan, termasuk kemungkinan dukungan pendanaan bersama, masih akan dibahas lebih lanjut.

“Apakah itu nanti bisa dana sharing dan seperti apa, mungkin nanti bisa ditindaklanjuti dengan komunikasi lebih lanjut dengan Ombudsman,” pungkasnya. (wartabanjar.com/*)