Di Balik Penanganan Karhutla, Dapur Umum Dinsos Kalsel Siapkan 600 Bungkus Makanan per Hari
Yopi menjelaskan, operasional dapur umum didukung sekitar 10 orang kru dari Dinas Sosial yang bertugas secara permanen selama masa pelaksanaan. Sementara kebutuhan logistik dan anggaran untuk bahan makanan berasal dari BPBD, sedangkan Dinas Sosial fokus menyediakan tenaga dan perlengkapan dapur.
Dukungan masyarakat juga terlihat dari keterlibatan pelajar SMP Negeri 11, yang ikut membantu kegiatan sederhana di dapur umum.
Menurut Yopi, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian sosial kepada pelajar sejak dini.
Hingga Minggu (30/08/2026), Yopi menyebut distribusi makanan berjalan lancar dan belum menerima keluhan terkait keterlambatan.
Dapur umum dijadwalkan aktif sesuai kebutuhan penanganan karhutla dan kebijakan pimpinan.
Ke depan, Dinas Sosial Kalsel juga menyatakan siap apabila mendapat penugasan, untuk memperluas pelayanan konsumsi kepada kelompok penanganan karhutla lainnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, kebutuhan konsumsi personel di kawasan Pengayuan mencapai sekitar 350 orang, sedangkan kelompok di kawasan Guntung Damar diperkirakan mencapai 200 hingga 300 orang.
Jika seluruh kelompok tersebut harus dilayani, jumlah personel yang membutuhkan konsumsi diperkirakan mencapai sekitar 700 hingga 800 orang.
Yopi menegaskan, dari sisi tenaga, Dinas Sosial siap menjalankan tugas tersebut.
“Kalau masalah sanggup atau tidak, pengalaman sudah membuktikan. Penanganan bencana sebelumnya, seperti banjir di Sungai Tabuk, kami juga mampu. Kalau untuk tenaga, kami siap,” tegasnya.
Ia berharap dukungan kebijakan dan penganggaran dari pimpinan dapat berjalan lancar, sehingga kebutuhan operasional dapur umum tetap terpenuhi.
Dinas Sosial, lanjutnya, pada prinsipnya siap apabila mendapat mandat untuk melayani seluruh kelompok penanganan karhutla, yang membutuhkan dukungan konsumsi.
“Kalau Dinas Sosial diminta melayani tiga kelompok, Guntung Damar, Pengayuan, dan kelompok di sini, insya Allah kru dapur kami sanggup melayani,” pungkas Yopi. (Wartabanjar.com)