Keseharian di Institusi Rehabilitasi Korban Narkoba Banjarbaru, Wajib Salat Subuh hingga Apel Malam
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Ketika sebagian orang masih terlelap dalam tidur, aktivitas di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Pemulihan Rehabilitasi Korban Narkoba/YPR Kobra Nusantara sudah dimulai.
Berlokasi di Jalan Sei Sumba Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, para peserta menjalani rutinitas pembinaan yang terjadwal dari pagi hingga malam.
Saat jarum jam menunjukkan sekitar pukul 04.00 Wita, suasana perlahan berubah.
Peserta mulai bangun dari tempat tidur, merapikan kamar, kemudian bersiap menyambut pagi.
Hari diawali dengan salat subuh berjemaah lalu senam pagi.
Baca juga: Jadi Ruang Pemulihan Korban Narkoba, Family Support Group di Danau Seran Banjarbaru
Baca juga: Diajari Permainan Tradisional, 125 Siswa SRT 9 Banjarbaru Jajal Balogo hingga Bagasing
Setelah itu, mereka membersihkan diri dan sarapan untuk menjalani rangkaian kegiatan pembinaan.
Memasuki pukul 07.00 Wita, kegiatan dilanjutkan dengan apel pagi atau morning meeting.
Di sela rangkaian kegiatan, peserta juga melaksanakan salat duha lalu masuk kelas.
Di ruang pembelajaran, mereka mendapatkan program Therapeutic Community (TC), yang tidak hanya membahas bahaya narkoba, tetapi juga mengajak peserta memahami dampak penyalahgunaan narkotika serta konsekuensi hukumnya.
Bagi mereka, kelas bukan sekadar mendengarkan materi.
Setiap pembelajaran menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan hidup yang pernah dilalui sekaligus memikirkan langkah yang harus dilakukan setelah keluar dari tempat pembinaan.
Menjelang siang, aktivitas berhenti sejenak. Sekitar pukul 12.00 Wita hingga 14.00 Wita menjadi waktu isoma yakni istirahat, salat dan makan.
Setelahnya, peserta mengikuti pembinaan mental, fisik dan disiplin atau bintal fisdis.
Latihan baris-berbaris hingga kegiatan kesamaptaan juga menjadi bagian dari proses membangun kedisiplinan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat asar, bimbingan bersama pengasuh serta olahraga atau kegiatan fakultatif.
Tubuh yang lelah menjadi bagian dari proses membangun kebiasaan baru.
Walau matahari mulai tenggelam, kegiatan belum sepenuhnya berakhir.
Peserta kembali membersihkan diri dan bersiap melaksanakan salat magrib.