HMI Tanah Laut Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Bencana di Tiga Wilayah
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Tanah Laut (Tala) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar penggalangan dana di sejumlah titik strategis Kota Pelaihari pada Minggu (30/8/2026) guna membantu korban bencana alam di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Barat.
Aksi yang melibatkan pengurus dan kader tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 Wita.
Setelah berkumpul di secretariat, para mahasiswa menyebar ke empat lokasi yaitu Bundaran Lampu Merah, Bundaran PKK, Bundaran Angsau, dan Bundaran Parit.
Baca juga: Diajari Permainan Tradisional, 125 Siswa SRT 9 Banjarbaru Jajal Balogo hingga Bagasing
Baca juga: Tawas Jaa Digelar, Masyarakat Dayak Deah Desa Kaong Pertahankan Tradisi Leluhur
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian atas bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, gempa bumi NTT yang merusak permukiman serta sarana publik, hingga banjir di Sumatera Barat.
Koordinator aksi, Muhammad Varen Indranata, menegaskan gerakan ini menggalang kepedulian masyarakat Tanah Laut untuk membantu sesama yang tertimpa musibah.
Mengenai teknis pengumpulan donasi di lapangan, panitia mengutamakan penerimaan bantuan secara langsung agar dapat segera disalurkan ke daerah terdampak.
"Dengan tunai, kami mudah menyalurkan donasi," jelasnya.
Ia menggambarkan bahwa kondisi kerusakan akibat bencana alam di berbagai daerah tersebut membutuhkan perhatian dan bantuan nyata dari masyarakat.
"Dikarenakan Kalimantan sendiri begitu luasnya, tanah Kalimantan itu terbakar, dan di wilayah NTT berapa banyak rumah, sekolah, dan tempat-tempat umum. Begitu juga di Sumatera Barat yang di mana lagi dilanda banjir," paparnya.
Aksi sosial ini ditutup dengan ajakan untuk menyisihkan sebagian rezeki demi membantu meringankan beban para korban bencana alam.
"Mari kita sisihkan sedikit rezeki kita untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena, mempermudah mereka untuk meringankan beban-beban mereka yang lagi terdampak bencana-bencana alam," pungkas Muhammad Varen Indranata. (Wartabanjar.com)