Aparat Desa Aluh-Aluh Besar Banjar dan Puskesmas Berburu Sarang Nyamuk di Sekolah dan Masjid
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Aparat Pemerintah Desa Aluh-Aluh Besar Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Puskesmas terus berusaha melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di permukiman warga hingga fasilitas umum.
Pada Sabtu (19/9/2026), mereka melakukan aksi bersih-bersih lingkungan serta perburuan tempat berkembangnya jentik-jentik
Pambakal Desa Aluh-Aluh Besar, Harun mengatakan pemberantasan sarang nyamuk perlu dilakukan secara rutin oleh masyarakat.
“Yang terpenting adalah melakukan 3M Plus setiap harinya,” ujar Harun Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Kafilah MTQN 2026 Kaltim Pulang Bawa Gelar Juara Umum Ketiga, Kalsel Tak Masuk 10 Besar
Baca juga: Hujan Guyur Kotawaringin Lama, Bupati Kobar Kalteng Minta Waterbombing Taman Nasional Tanjung Puting
Ia menjelaskan 3M yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan atau mengelola barang bekas agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, dalam kegiatan PSN dilakukan penaburan larvasida, pemeliharaan ikan pemakan jentik-jentik hingga pembersihan lingkungan.
Tenaga Kesehatan Kecamatan Aluh-Aluh, Ns. H. Fauza Rahman menjelaskan, kegiatan tersebut berkaitan langsung dengan pemantauan jentik di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, pemantauan dilakukan sekaligus dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Salah satunya dengan memungut barang bekas yang berpotensi menampung air dan menjadi sarang nyamuk.
“Kami juga memungut botol bekas yang memiliki indikasi menjadi sarang nyamuk,” jelasnya.
Fauza mengatakan, sasaran kegiatan tidak hanya lingkungan permukiman warga. Fasilitas umum seperti sekolah dan masjid juga turut menjadi lokasi pemantauan.
“Dalam kegiatan ini kami menyasar fasilitas umum seperti sekolah dan masjid,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan PSN tersebut merupakan upaya lintas program dan lintas sektor yang dilakukan Puskesmas Aluh-Aluh.
Lintas program melibatkan sejumlah pemegang program di Puskesmas, termasuk tenaga kesehatan lingkungan dan promosi kesehatan.
Sementara lintas sektor dilakukan bersama aparat desa, tokoh masyarakat hingga unsur TNI.
“Kegiatan ini lintas program dan lintas sektor dari Puskesmas Aluh-Aluh, bekerja sama dengan aparat desa, tokoh masyarakat dan unsur TNI,” pungkasnya. (Wartabanjar.com)