WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kabut asap mulai terlihat menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Kamis (27/08/2026) sore.

Pantauan Wartabanjar.com, kabut asap terlihat di sejumlah titik, di antaranya Lapangan Pelajar, Lapangan Dwi Wardana Barabai, kawasan depan Kantor Bupati HST, Pasar Keramat Barabai, Jalan Benawa Tengah serta beberapa kawasan lainnya.

Bau asap yang mulai terasa di beberapa ruas jalan, membuat sebagian warga memilih menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 

Sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas juga terlihat mulai mengenakan masker.

Kondisi ini mulai dikeluhkan warga. Salah seorang warga, Hidayatullah, mengaku terganggu dengan keberadaan asap yang menyelimuti kawasan Barabai.

“Mata jadi perih, pernapasan juga terasa panas. Mudah-mudahan kondisi seperti ini cepat berlalu dan bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Warga lainnya, Ara, juga mengaku asap mulai terasa mengganggu, terutama saat beraktivitas dan melintas di sejumlah ruas jalan.

“Asapnya sudah terasa sekali, apalagi kalau lewat di jalan. Mudah-mudahan cepat hilang karena cukup mengganggu aktivitas,” ujar Ara.

Kabut asap muncul di tengah masih berlangsungnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah HST.

Baca Juga: Polisi Dalami Penyebab Karhutla di HST, Cek Indikasi Unsur Pidana

Baca Juga: Bekantan Ditemukan di Banua Kepayang HST, Kondisinya Kritis

Sebelumnya, BPBD dan Damkar HST mencatat 50 kejadian Karhutla hingga 25 Agustus 2026, dengan total luas lahan terbakar mencapai 89 hektare.

Selain itu, sebanyak 478 titik panas (hotspot) terpantau di HST sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026, berdasarkan data aplikasi Sipongi.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan HST mencatat 24.601 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang Januari hingga Juli 2026. Pada Juli, tercatat 3.960 kasus.

Meski demikian, kasus ISPA tidak serta-merta dapat dikaitkan seluruhnya dengan paparan kabut asap, karena memiliki berbagai faktor penyebab.