Berdasarkan perbandingan jumlah kasus dengan jumlah penduduk, Guntung Payung menjadi wilayah dengan persentase kasus ISPA tertinggi di Banjarbaru.

Siti mengingatkan masyarakat tetap waspada, karena kabut asap masih cukup tebal di sejumlah wilayah.

“Jadi tetap diusahakan seminimal mungkin aktivitas di luar rumah,” katanya.

Ia juga meminta, warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah menggunakan masker yang dapat menutup hidung dan mulut.

”Sementara saat berada di dalam rumah, pintu dan jendela disarankan ditutup, ketika kabut asap sedang tebal untuk mengurangi masuknya asap,” pesannya. 

Siti juga mengingatkan masyarakat menjaga daya tahan tubuh, dengan mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi kebutuhan air.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kasus ISPA yang sampai dalam kondisi parah dan membutuhkan rujukan ke rumah sakit.

“Sejauh ini alhamdulillah laporannya tidak ada yang sampai parah,” pungkasnya. (wartabanjar.com)