“Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian masyarakat. Apabila ditemukan kendala, khususnya terkait cuaca, ketersediaan air maupun serangan hama, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, sehingga dapat dicarikan solusi yang tepat,” ujar Heri.

Menurutnya, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan tanaman, sekaligus mendeteksi sejak dini berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi hasil panen.

“Harapannya, sinergi antara petani, kelompok tani, pemerintah daerah, dan Polri dapat terus terjalin dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya. (wartabanjar.com)