WARTABANJAR.COM - Maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan dan gempa NTT (Nusa Tenggara Timur) mengusik sisi kemanusiaan sejumlah artis.

Mereka menggalang donasi untuk membantu para korban Karhutla dan gempa dahsyat NTT.

Seperti dilakukan RANS Entertainment milik pasangan suami istri Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Mereka berkolaborasi bersama The Dudas Minus One menyumbang donasi kemanusiaan senilai Rp6 miliar.

Mereka menyerahkan donasi itu di ajang RANS Carnival di Parkir Timur Lombok Epicentrum Mall.

The Dudas Minus One adalah kelompok artis yang terdiri atas tiga duda yakni Ariel NOAH, Gading Marten dan Desta Mahendra minus (bukan duda) Raffi Ahmad.

“Bantuan ini disalurkan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah di NTT hingga Kalimantan,“ tulis akun Instagram @newsrans.

Disebutkan donasi tersebut bersumber dari kontribusi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bersama RANS Entertainment sebesar Rp5 miliar dan Rp1 miliar dari The Dudas Minus One. 

"Aksi sosial ini diharapkan dapat membantu kebutuhan darurat para korban, mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, serta mengembalikan senyum dan harapan bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Syifa Hadju Posting Video Karhutla Kalimantan di Saat El Rumi Diterpa Isu Pelecehan

Baca Juga: Aldi Taher Nikmati Patin Bakar di Banjarmasin Bareng Panglima Bangkirayen Dayak

Seperti diketahui, berdasar data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (23/8/2026), gempa dahsyat magnitude 7,7 di NTT telah membuat 91 orang meninggal dan 1.286 orang mengalami luka-luka. 

Adapun, data pengungsi akibat gempa Flores saat ini mencapai 156.782 orang.

BNPB juga mencatat sebanyak 58.360 rumah rusak. 

Jumlah tersebut belum termasuk fasilitas pendidikan, rumah ibadah, fasilitas Kesehatan, dan fasilitas publik lainnya.

Saat ini, warga terdampak di berbagai lokasi di NTT hidup di pengungsian yang tersebar di wilayah Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

Sementara di Kalimantan, sedikitnya 107.465 hektare lahan menjadi korban korban Karhutla.

Mayoritas dari lahan tersebut adalah kawasan gambut.