Anak tetap memperoleh kesempatan pendidikan, sementara sebagian kebutuhan selama mengikuti pendidikan telah menjadi bagian dari fasilitas yang disiapkan dalam program tersebut.

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan kondisi keluarga peserta didik menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam melihat manfaat program ini.

Menurutnya, ketika kebutuhan pendidikan anak mendapat dukungan, orang tua memiliki ruang yang lebih besar untuk berkonsentrasi pada kebutuhan dan produktivitas keluarga.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, ada 270 keluarga yang tanggung jawabnya menjadi lebih ringan dan bisa memikirkan hal-hal lain,” kata Andi Rudi Latif.

Bagi Mardiasah, harapan itu kini bertumpu pada perjalanan pendidikan Aditya. 

Ia ingin anaknya belajar dengan sungguh-sungguh dan menggunakan kesempatan yang diperoleh untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara bagi pemerintah daerah, pengalaman keluarga seperti Mardiasah menjadi bagian dari alasan pentingnya memastikan anak-anak dari keluarga rentan tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. (wartabanjar.com/*)