Sport Tourism Grass Track Open 2026 Piala Bupati dan Kapolres Tabalong, Tumbuhkan UMKM dan Pariwisata
WARTABANJAR.COM, TANJUNG — Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani membuka Sport Tourism Grass Track Open 2026 Tabalong Smart Piala Bupati dan Kapolres Tabalong di Sirkuit Putra Sulung, Desa Tamiyang, Kecamatan Tanta, Minggu (16/8/2026).
Ajang balap tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong mengembangkan olahraga sekaligus pariwisata melalui konsep sport tourism.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab, Polres, camat serta luran di Tanta dan pihak swasta seperti PT Alam Tri, PT PPA, dan PT Buma.
Baca juga: DPRD Tabalong Usulkan Bantuan BSPS Naik Jadi Rp35 Juta per Rumah
Bupati mengatakan, kegiatan grass track ini diproyeksikan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Kalimantan.
Menurut H Fani, sapaan akrab Bupati, semakin banyaknya peserta dari luar daerah memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran pembalap dan pendamping turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk usaha kuliner dan jasa penginapan maupun perhotelan.
"UMKM hidup dan tumbuh. Hotel juga dipenuhi para peserta. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita untuk membuat Tabalong semakin dikenal," ujar H Fani.
Baca juga: Lomba Perahu Bermesin di Jembatan Bidadari Bati-Bati Tanah Laut Pikat Warga
Ia berharap kegiatan olahraga tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai potensi wisata dan kuliner Tabalong kepada peserta dari luar daerah.
Para pembalap yang datang dari luar Tabalong juga diajak menikmati suasana daerah serta mencicipi kuliner khas seperti nasi paliat dan sate itik.
"Untuk para peserta dan pembalap dari luar Tabalong, silakan nikmati suasana Tabalong. Kami juga punya kuliner khas seperti nasi paliat dan sate itik," katanya.
Bupati juga menyampaikan rencana pengembangan sirkuit di Tabalong. Tahun depan, Sirkuit Marido ditargetkan sudah siap digunakan untuk menggelar event dengan skala yang lebih besar, termasuk kejuaraan nasional (Kejurnas).
Selain mendorong pariwisata, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi pembalap muda lokal.