DPRD Tabalong Usulkan Bantuan BSPS Naik Jadi Rp35 Juta per Rumah
WARTABANJAR.COM, TANJUNG — Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengusulkan peningkatan nominal Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Nilai bantuan yang sebelumnya sebesar Rp20 juta per rumah diusulkan naik menjadi Rp35 juta per rumah.
Usulan tersebut disampaikan untuk menyesuaikan dengan kenaikan harga material bangunan sekaligus mendorong peningkatan kualitas rumah yang mendapatkan program bedah rumah.
Baca juga: Di Banjarmasin, Paulus Langsung Panik Telepon Keluarga Dengar Gempa NTT
Wakil Ketua DPRD Tabalong Mustafa mengatakan, usulan kenaikan nominal BSPS tersebut telah disepakati anggota Banggar DPRD.
Hal itu disampaikannya seusai memimpin rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Sekretariat DPRD Tabalong.
Baca juga: Lomba Perahu Bermesin di Jembatan Bidadari Bati-Bati Tanah Laut Pikat Warga
Menurut Mustafa, nominal Rp20 juta dinilai belum cukup untuk menghasilkan rumah yang benar-benar layak dan kokoh, mengingat sebagian anggaran juga digunakan untuk kebutuhan operasional.
“Kalau membuat rumah dengan anggaran Rp20 juta, operasional Rp2,5 juta, tinggal Rp17,5 juta. Itu tanggung,” ujar Mustafa, Minggu (16/8/2026).
Ia menilai, dengan anggaran Rp35 juta, proses renovasi rumah dapat dilakukan secara lebih menyeluruh sehingga hasil pembangunan lebih kuat dan bersifat permanen.
“Kalau Rp35 juta, itu bisa membedah rumah dengan bagus, kekuatannya jadi permanen,” katanya.
Mustafa berharap peningkatan nominal bantuan tersebut dapat membuat rumah penerima BSPS memiliki kualitas bangunan yang lebih baik dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Menurutnya, penyesuaian nilai bantuan juga penting agar program bedah rumah tidak hanya menyelesaikan persoalan secara sementara, tetapi benar-benar memberikan hunian yang layak bagi masyarakat penerima manfaat.
“Harapannya dengan nominal bantuan yang cukup, rumah yang direhab bisa kokoh dan bertahan untuk waktu yang lama,” pungkasnya. (wartabanjar.com)