Disiplin, kata dia, harus tetap dibawa ke sekolah. Tanggung jawab diterapkan dalam keluarga, sementara semangat persatuan dan patriotisme diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Keberhasilan terbesar seorang Paskibraka bukanlah saat ia berhasil mengibarkan bendera dengan baik. Keberhasilan terbesarnya adalah ketika setelah purnatugas, ia tumbuh menjadi anak muda yang lebih berkarakter, memilih jalan yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Samsul Rizal turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, yang telah memberikan dukungan selama proses pembentukan Paskibraka. 

Ia menilai keberhasilan anak-anak mereka tidak terlepas dari doa dan pendidikan keluarga.

Penghargaan juga diberikan kepada para pelatih, pembina, panitia serta seluruh pihak yang mendampingi proses pembentukan Paskibraka HST Tahun 2026.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sekali lagi saya ucapkan selamat kepada putra-putri, yang telah dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026,” ujarnya.

Ia kemudian meminta seluruh anggota Paskibraka mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas, pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, dan upacara penurunan bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026.

“Selamat bertugas,” pungkasnya. (wartabanjar.com/*)