WARTABANJAR.COM, BARABAI – Beras Siam Madu bersubsidi dengan harga Rp10.000 per liter mulai tersedia di Pasar Keramat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 17 Agustus 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST melalui Dinas Perdagangan bersama Perum Bulog HST menyiapkan beras subsidi tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga beras lokal, terutama menjelang bulan Maulid.

Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko mengatakan program tersebut diberi nama “Beras Siam Bupati HST Bersubsidi”.

“Program ini kami siapkan untuk menyikapi harga beras Siam Madu yang terus mengalami tren kenaikan sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan Maulid,” ujar Irfan.

Beras subsidi akan disalurkan melalui 15 pedagang beras di Pasar Keramat Barabai dengan sistem penjualan eceran.

Total beras yang disiapkan mencapai 26.650 kilogram atau setara sekitar 35.533 liter.

Masyarakat juga tidak perlu bingung mencari pedagang yang menjual beras subsidi tersebut.

Baca Juga Hari Ini Haul Ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin, Jemaah Diprediksi Belasan Ribu Orang

Baca Juga Kemhan Klarifikasi Logo di Kapal Haji Isam: "Sudah Berizin untuk Mendukung Program Pemerintah"

Setiap toko yang ditunjuk akan memasang spanduk bertuliskan “Toko Ini Menjual Beras Siam Bupati HST Bersubsidi” sebagai penanda.

“Masyarakat bisa membeli maksimal lima liter per orang. Harganya ditargetkan Rp10.000 per liter setelah mendapat subsidi sebesar Rp7.500 per kilogram,” ujar Irfan.

Kerja sama tersebut telah dituangkan dalam perjanjian antara Dinas Perdagangan HST dan Perum Bulog HST.

Penandatanganan dilakukan Irfan Sunarko bersama Pemimpin Cabang Bulog HST Riza Wahyudi di Kantor Perum Bulog HST, Jumat (14/8/2026).

Riza mengatakan Bulog mendukung langkah Pemkab HST sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap berbelanja seperti biasa dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pemerintah bersama instansi terkait terus menjaga stabilitas harga.