WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar evaluasi dan ekspose hasil program pembinaan Desa Cinta Statistik (Cantik) di Plaza Barunak, Kamis (13/8/2026).

Kepala BPS Tabalong Husnalia mengatakan, terdapat tiga wilayah yang mengikuti program pembinaan Desa Cantik, yakni Desa Namun Kecamatan Jaro, serta Desa Muara Uya dan Desa Ribang Kecamatan Muara Uya.

Menurut Husnalia, pembinaan tersebut berlangsung pada Mei- Juli 2026. 

“Kami sudah melakukan pembinaan selama tiga bulan termasuk enam kali pertemuan,” ujar Husnalia.

Baca juga: Pemkab Tabalong Rampungkan Seleksi Beasiswa Tabalong Smart, 56 Mahasiswa Lolos

Baca juga: Revitalisasi Mall Bauntung Pasar Tanjung Dimulai, Ditargetkan Rampung Desember 2026

Ia menjelaskan, pembinaan dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan data di tingkat desa agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh berbagai pihak.

Fokus pembinaan, kata dia, salah satunya adalah merapikan administrasi dan pengelolaan data desa.

“Lebih mengarah pada merapikan administrasi data desa, karena selama ini data desa itu masih kurang terkumpul dan kurang rapi,” tuturnya.

Husnalia menambahkan, BPS Tabalong berencana kembali melaksanakan program pembinaan Desa Cantik pada tahun depan.

Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf menekankan pentingnya penyajian data desa yang akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Menurutnya, Pemkab Tabalong telah menyiapkan aplikasi Smart Desa yang diharapkan dapat mendukung pengelolaan data desa secara lebih baik.

“Kami sudah siapkan yang namanya Smart Desa. Harapannya dengan adanya aplikasi ini, dikerjasamakan dengan BPS, dapat memastikan data-data yang diinput update dan sesuai dengan real time keadaan masyarakat," ucap Habib Taufan sapaan akrabnya.

Ia menyebutkan, data yang dikelola melalui sistem tersebut antara lain data desa, data kependudukan, potensi desa, kegiatan perekonomian, luas wilayah, serta berbagai potensi yang dimiliki desa.

Taufani mengatakan, tiga desa yang telah mengikuti pembinaan Desa Cantik akan diambil sampel datanya untuk mengikuti perlombaan di tingkat nasional yang diselenggarakan BPS RI.