Petugas Labfor Mabes Polri Turun, Kebakaran di Belakang SPBU Gambut Banjar dari Kabel Listrik
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Penyelidikan telah dilakukan Polres Banjar terhadap kebakaran di Jalan A Yani Kilometer 14 Gang Swarga RT 10 RW 3, Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Untuk penyelidikan, petugas Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri bahkan diturunkan ke lokasi, Selasa (11/8/2026).
Hasil sementaranya, api pada Senin (10/8/2026) malam itu pertama kali terlihat di kabel listrik depan rumah warga.
Total ada tujuh rumah hangus dan tujuh kepala keluarga atau 19 jiwa terdampak kejadian tersebut.
Baca juga: 19 Warga Kabupaten Banjar Terdampak Kebakaran, Tujuh Rumah di Belakang SPBU Gambut Hangus
Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian di belakang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gambut tersebut.
Kasi Humas Polres Banjar, AKP Alfian Noor, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi dan warga di lokasi, api pertama kali terlihat pada kabel listrik yang berada di tiang depan rumah warga.
“Terlihat api pada kabel listrik yang berada di tiang listrik depan rumah Suriadi, kemudian api merembet masuk ke rumah yang bersangkutan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa.
Api kemudian membesar dan menyambar rumah di sebelahnya.
Jarak antar rumah yang berdekatan membuat kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan lainnya.
Warga bersama relawan emergency dan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) turut berupaya memadamkan api yang membakar permukiman tersebut.
“Alhamdulillah api dapat padam setelah sekitar kurang lebih 60 menit,” jelasnya.
Baca juga: Investasi Kabupaten Banjar Terus Tumbuh, Pemkab Bidik Target Rp2,14 Triliun
Besarnya kebakaran tersebut membuat kerugian materiel ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta,” ungkap Alfian.
Ia menambahkan, Polsek Gambut telah memasang garis polisi di lokasi setelah proses pemadaman selesai.
“Untuk sementara lokasi penanganan masih dilakukan berdasarkan keterangan saksi serta temuan di lokasi,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, dari musibah kebakaran ini terdapat tujuh rumah yang terdampak.
Empat rumah mengalami rusak berat, masing-masing milik Syarifudin, Fajri Fauzi Rahman, Suriadi dan Uwa Jamhari.