Buku Suara dari Tenggara sendiri merupakan hasil inisiasi Rumah Pena BerAKSI yang menghimpun karya dari puluhan penulis. 

Kehadiran antologi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya mendokumentasikan berbagai suara dan perspektif yang tumbuh di wilayah tenggara Kalimantan, khususnya dari masyarakat yang memiliki beragam latar belakang.

Selain launching buku, kegiatan juga dikemas dengan berbagai pertunjukan seni. Para tamu undangan disuguhkan penampilan puisi dan monolog yang memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara. 

Pertunjukan tersebut sekaligus memperlihatkan, gerakan literasi dapat berjalan beriringan dengan perkembangan seni dan kreativitas masyarakat.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran puluhan penulis yang menjadi bagian dari lahirnya antologi Suara dari Tenggara. 

Para penulis tidak hanya hadir sebagai kontributor karya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang lebih hidup dan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Bumbu yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan literasi dan seni. 

Kolaborasi berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui ruang-ruang kreatif yang terbuka bagi masyarakat.

Launching Suara dari Tenggara menjadi momentum yang tidak hanya memperkenalkan sebuah karya buku, tetapi juga memperkuat semangat untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. 

Melalui karya tulisan dan seni, berbagai gagasan serta pengalaman masyarakat dapat terdokumentasi dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pegiat literasi, penulis, dan masyarakat, gerakan literasi di Tanah Bumbu diharapkan terus tumbuh. 

Kehadiran Bupati Andi Rudi Latif secara langsung pada launching Suara dari Tenggara, menjadi penanda bahwa karya literasi dan kreativitas masyarakat mendapat ruang dalam pembangunan daerah, sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia Tanah Bumbu yang berkualitas, kreatif, dan berdaya saing. (Wartabanjar.com/*)