WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendorong seluruh desa dan kelurahan menjadi Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (Destana).

Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi beberapa waktu lalu, yang dibuka langsung oleh Bupati Tabalong HM Noor.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Selain sosialisasi, kegiatan  juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama, untuk mendukung pembentukan Destana di Kabupaten Tabalong.

"Tujuan kegiatan adalah mewujudkan ketangguhan pemerintah, kesiapsiagaan dan pengurangan risiko berbasis masyarakat dalam menghadapi bencana, juga untuk membentuk desa tangguh bencana secara keseluruhan di kelurahan maupun desa se-Tabalong," ujar Haris, Minggu (09/08/2026).

Menurut Haris, komitmen tersebut menjadi salah satu bentuk kesungguhan pemerintah, dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana yang berbasis masyarakat.

Baca Juga: DPRD Tabalong Dukung Tambahan Anggaran untuk Percepat Pengoperasian Bandara Warukin

Baca Juga: 40 Capaska Tabalong Jalani Karantina 19 Hari, Digembleng Mental hingga Kepemimpinan

Targetnya, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Tabalong memiliki kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi bencana.

Haris menjelaskan, sebuah desa atau kelurahan dapat dikategorikan sebagai tangguh bencana apabila memiliki sumber daya manusia (SDM), serta sarana pendukung yang memadai.

Untuk mewujudkan Destana, terdapat sejumlah indikator utama yang harus dipenuhi.

Di antaranya keberadaan SDM atau relawan yang kompeten, dan telah mendapatkan pembinaan serta sertifikasi.

Selain itu, desa dan kelurahan juga harus memiliki sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang memadai.

Indikator lainnya adalah tersedianya sistem tata kelola kebencanaan di tingkat desa dan kelurahan.

"Jadi bukan hanya kesiapan ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana desa dan kelurahan mampu melakukan upaya pengurangan risiko, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat," kata Haris.

Melalui program Destana, BPBD Tabalong berharap penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif.