WARTABANJAR.COM, BONE - Polres Bone, Sulsel menyatakan penyebab Plh Kapolsek Bengo menabrak seorang balita hingga tewas karena rem kendaraannya blong atau tidak berfungsi secara baik.

Meski demikian, Plh Kapolsek Bengo berinisial Ipda MA saat ini berada di dalam tahanan untuk menjalani proses penyelidikan.

Ipda MA pun hingga Minggu (9/8/2026) belum berstatus tersangka.

"Sudah ditahan dan kami meluruskan informasi bahwa anggota tidak menerobos lampu merah, tetapi mengalami kendala pada rem sehingga menabrak kendaraan di depannya," kata Kepala Seksi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar, kemarin.

Pernyataan ini membantah kabar yang menyebutkan kecelakaan yang menyebabkan seorang balita meninggal itu karena mobil yang dikemudikan MA menerobos lampu merah.

Akibatnya mobil itu menabrak sepak motor yang ditumpangi balita berusia 4 tahun berinisial GN beserta kedua orang tuanya.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Guru ke Murid SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin, Ini Reaksi Disdik

Baca JugaKabut Asap Tebal Selimuti Pengayuan Banjarbaru, Kendaraan Nyalakan Lampu Jauh

Ditegaskan AKP Riyan Putra Utama, pihaknya masih menyelidiki kronologi terjadinya kecelakaan tersebut.

Kecelakaan terjadi di persimpangan Jalan Ahmad Yani-Jalan Besse Kajuara, Watampone, Rabu (5/8/2026) lalu.

Saat kejadian, sepeda motor yang ditumpangi GN sedang berhenti di persimpangan jalan.

Mobil yang dikemudikan MA kemudian datang dari belakang dan menabrak sepeda motor tersebut.

Tiga orang yang berada di sepeda motor selanjutnya dibawa ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, GN dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Salah seorang korban lainnya juga dilaporkan mengalami luka pada bagian wajah.

Selain diperiksa dalam proses penyelidikan kecelakaan lalu lintas, MA dikabarkan juga diperiksa Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bone.

Pemeriksaan Propam ini lebih untuk mengetahui ada tidaknya dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Ipda MA saat kecelakaan tersebut. 

Kasi Propam Polres Bone AKP Muh Ali mengungkapkan telah melakukan pemeriksaan urine terhadap Ipda MA.

"Hasilnya negatif," ucapnya.