WARTABANJAR.COM - Klub Como 1907 yang dilatih Cesc Fabregas tampil memukau di Liga Italia dalam dua musim terakhir.

Mereka langsung finis di peringkat 10 klasemen Serie A 2024-2025, padahal baru saja promosi dari Serie B.

Klub milik Grup Djarum itu lantas berhasil lolos ke Liga Champions, setelah menyelesaikan kompetisi 2025-2026 di peringkat 4 klasemen.

Akan tetapi, di balik kesuksesan tersebut, ada nilai minus dari Como. I Lariani tidak memiliki pemain Italia di dalam jajaran pilar-pilar terbaiknya.

Dari 27 pemain di tim senior musim lalu, hanya ada 2 orang Italia, yaitu kiper Mauro Vigorito dan bek Edoardo Goldaniga. Namun, keduanya bukan pemain utama dalam taktik Fabregas.

Stigma "klub Italia tanpa orang Italia" ini mulai coba diubah Como menjelang musim 2026-2027.

I Biancoblu telah merekrut gelandang muda Mattia Liberali dari Catanzaro.

Liberali bukan satu-satunya pemain muda Italia yang ingin dimunculkan oleh Fabregas.

Dari internal klub sendiri, Fabregas sudah menyiapkan Riccardo Cassano.

Baca Juga: Jorge Messi Meninggal, Arti Seorang Ayah bagi Megabintang Sepak Bola Dunia

Baca Juga: Eks Kapten Barcelona Sergi Roberto Akan Menjadi Musuh Lionel Messi di MLS

Pemain yang dijamin tidak ada hubungannya dengan Antonio Cassano itu, merupakan pemain Como dari Primavera yang dipuji setinggi langit oleh Fabregas.

Fabregas memuji pemain ini disebutnya punya masa depan cerah, dan dia adalah orang Italia.

Masih berusia 17 tahun, Cassano sudah mulai disisipkan Fabregas untuk mengikuti latihan dengan tim utama.

Dalam laga Serie A melawan Parma dan Cremonese musim lalu, Cassano bahkan sudah dipanggil ke dalam skuad, walaupun pada akhirnya tidak dimainkan.

Berbicara kepada Corriere dello Sport, Fabregas menyebut Riccardo Cassano punya kemiripan dengan legenda Timnas Italia, Andrea Pirlo, dan mantan gelandang Timnas Spanyol, Sergio Busquets.

"Ricky Cassano mulai berlatih bersama kami tiga bulan sebelum musim lalu berakhir," kata Fabregas.