WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengembangkan inovasi pengelolaan sampah daun menjadi bahan baku energi, yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui program aksi perubahan bertajuk "Ubah Sampah Menjadi Duit", sampah organik berupa daun yang sebelumnya hanya menjadi limbah, kini diolah untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku energi pengganti batu bara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Tabalong, Muhammad Ramadani, mengatakan sampah daun tersebut dikirim ke PT MSW, untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku energi.

"Daun yang kita cacah akan kita kirim ke PT MSW sebagai substitusi batu bara. Alhamdulillah, itu pun ada nilai ekonominya," kata Ramadani, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, setiap satu ton sampah daun yang dikirim ke PT MSW dihargai Rp1,15 juta.

Nilai tersebut dinilai dapat menjadi potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemerintah Kabupaten Tabalong.

"Setiap satu ton sampah daun yang kita kirim ke PT MSW nanti akan dihargai sebesar Rp1,15 juta. Ini nantinya akan menjadi potensi PAD tersendiri, untuk Pemerintah Kabupaten Tabalong," ujarnya.

Baca Juga: DPMPTSP Tabalong Tampung Masukan untuk Tingkatkan Pelayanan di MPP

Baca Juga: Mesin Combine Pangkas Waktu Panen Padi di Tabalong, 1 Hektare Cukup 1-2 Jam

Sampah daun yang dimanfaatkan dalam program tersebut berasal dari hasil penyapuan rutin petugas kebersihan DLH Tabalong.

Sebelum diolah, sampah terlebih dahulu dipilah, untuk memisahkan daun dari sampah plastik maupun jenis sampah lainnya.

Setelah proses pemilahan, sampah daun kemudian dicacah menggunakan alat khusus. Hasil cacahan selanjutnya dikemas dan ditimbang sebelum dikirim ke PT MSW.

Bahan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku energi di PLTU, untuk mengurangi penggunaan batu bara.

"Jadi sampah daun ini melalui aksi perubahan, kita coba manfaatkan untuk bahan baku energi di PLTU PT MSW," jelas Ramadani.

Untuk saat ini, pengumpulan sampah organik berupa daun masih dilakukan di kawasan Pendopo Bersinar, Pembataan.