Karhutla di Puntik Batola Dekati Rumah Warga, Pemadam Kewalahan
WARTABANJAR.COM, BATOLA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Puntik Ray 3, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Sabtu (19/9/2026).
Api membakar lahan tepat di belakang rumah sakit warga, hingga membuat warga panik.
Kobaran api dan rumah warga hanya berjarak sekitar 50 meter.
Barisan pemadam kebakaran yang tiba di lokasi mengaku kewalahan memadamkan api.
Mesin air yang dimiliki jebol dan meminta bantuan pemadam kebakaran dari Banjarmasin.
"Tolong kawan-kawan dari Banjarmasin, kami kewalahan, 50 meter lagi dari rumah warga," teriak relawan.
Baca Juga Satu Keluarga Warga Kalsel Korban Kapal Virgo Dimakamkan Hari Ini
Baca Juga 418 PPPK Tabalong Dievaluasi untuk Perpanjangan Kontrak, Ada yang Tak Memenuhi Syarat
Hingga berita ini dirilis, pemadaman lahan masih berlangsung.
Periode Agustus hingga September menjadi waktu yang paling rawan kebakaran dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
Pemerintah menyoroti enam provinsi utama yang menjadi perhatian khusus karena sangat rawan kebakaran.
Yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan (termasuk puluhan titik panas yang terpantau aktif)
Adapun penyebab utama kebakaran antara lain:
Kondisi Cuaca: Musim kemarau membuat lahan dan semak belukar menjadi kering.
Aktivitas Manusia: Pembukaan lahan dengan cara dibakar dan kelalaian membuang puntung rokok.
Karakteristik Lahan: Lahan gambut yang kering sangat mudah memicu api bawah tanah yang sulit dipadamkan.
(Wartabanjar.com)