WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Sosial P3AP2KB terus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan. 

Selain menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas dengan kecacatan berat, pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada ratusan lanjut usia (lansia) telantar melalui Program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT).

Sebanyak 700 lansia di Kabupaten Tabalong menjadi penerima manfaat program ASLUT. Masing-masing penerima memperoleh bantuan tunai sebesar Rp250 ribu per bulan, yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong, Denny Asmara, mengatakan bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi para lansia, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Menurut Denny, program ASLUT merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya lansia terlantar, sejalan dengan visi Tabalong Smart.

"Harapannya tentu dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Program ASLUT maupun bantuan bagi penyandang disabilitas berat, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar penerima. Ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan kehidupan lansia dan penyandang disabilitas yang lebih layak, bermartabat, dan sejahtera sesuai visi Tabalong Smart," ujarnya, Rabu (05/08/2026).

Baca Juga: Tabalong Raih Skor Arsip ASN Tertinggi se-Kalimantan di Wilayah Kerja Kanreg VIII Badan Kepegawaian Negara

Baca Juga: DLH Tabalong Pantau Kualitas Air Sungai Jaing, Ambil Sampel di Lima Titik

Denny menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan bagi calon penerima bantuan ASLUT. Di antaranya berusia minimal 70 tahun, memiliki surat permohonan dari pemerintah desa atau kelurahan, terdaftar dalam Data Si Langkarr, memiliki KTP Kabupaten Tabalong, serta tidak sedang menerima bantuan sosial sejenis dari program lain.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap para lansia telantar dapat memperoleh perlindungan sosial yang lebih baik, sehingga mampu menjalani kehidupan yang lebih layak dan sejahtera. (wartabanjar.com/Suhardi)