Meski sejumlah peluang sempat diciptakan, tak ada tambahan gol dari kedua timk hingga turun minum.

Di babak kedua, Persib masih tampil dengan sebelas pemain pertamanya. Persija yang melakukan sejumlah pergantian mencoba mengambil alih kendali permainan. 

Namun, peluang pertama di babak kedua justru didapatkan Persib melalui tendangan Barros pada menit 56. Namun, tendangan kerasnya masih menyamping di sisi kanan gawang Persija.

Pada menit 58, tandukan Gustavo Almeida memanfaatkan tendangan bebas Fabio Calonego masih membentur mistar gawang Persib.

Pada menit 65, Tolic melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Julio Cesar dan Ramon Tanque menggantikan Menalo dan Sekulic.

Hanya berselang semenit, Persib mendapatkan tekanan. Kakang yang terpaksa menghentikan laju pemain Persija harus diganjar kartu kuning.

Pada menit 70, Persija nyaris mencetak gol balasan. Namun, tendangan Witan Sulaeman masih bisa diselamatkan tiang gawang Persib

Terus tertekan, stamina para pemain Persib terkuras. Pada menit 74, Tolic memasukkan Dedi Kusnandar dan Nazriel Alfaro Syahdan menggantikan Adam Alis dan Notsuda.

Persija terus menekan. Upaya mereka membuahkan hasil seyelah pemain pengganti, Kwon Changhoon membobol gawang Teja pada menit 85 memanfaatkan sodoran bola Victor Dethan.

Di menit 88, Peralta dan Hamra dimasukkan Tolic menggantikan Barros dan Ikhwan. Selanjutnya, Muhammad Adzikry masuk menggantikan Lucho.

Tambahan waktu lima menit, PERSIB terus mencoba mempertahankan diri dari gempuran pemain Persija. Meski terus tertekan, Persib bisa mempertahankan keunggulan 2-1 untuk melaju ke final. (Wartabanjar.com/persib.id)