WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali mengirimkan wakil terbaiknya ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. 

Empat pelajar asal Bumi Murakata dinyatakan lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kalsel Tahun 2026, dan kini tengah mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Empat calon Paskibraka tersebut masing-masing Muhammad Faiz Anshari (MAN 1 HST), Muhammad Rezky Nazari (MAN 2 HST), Riezky Amalia (MAN 1 HST), dan Maulida Rahmah (SMKN 1 Barabai).

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama (Kesbangpol) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Abdi Budiman, mengatakan keberhasilan empat pelajar tersebut menjadi bukti pembinaan Paskibraka di HST terus menunjukkan perkembangan yang positif.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga, karena tahun ini empat putra-putri terbaik Kabupaten Hulu Sungai Tengah berhasil lolos sebagai Calon Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan. Ini merupakan prestasi yang membuktikan bahwa pembinaan Paskibraka di HST terus menunjukkan hasil yang positif,” ujarnya kepada wartabanjar.com, Selasa (04/08/2026).

Baca Juga: Panitia Evaluasi Pengamanan Usai Kericuhan Laga Perdana Kemboja Cup XVIII HST

Baca Juga: Urus KTP hingga Dokumen Hilang Kini Lebih Mudah, Pemkab HST Luncurkan 3 Inovasi Disdukcapil

Menurut Abdi, saat ini seluruh peserta telah mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan di tingkat provinsi. Ia berharap mereka mampu menjaga kondisi fisik, disiplin, serta menjalani seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, hingga pelaksanaan upacara HUT RI mendatang.

“Kami berharap mereka dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menjaga kesehatan, disiplin, serta memberikan penampilan terbaik saat bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Meski tahun ini HST belum berhasil mengirimkan wakil ke tingkat nasional, Abdi menilai capaian tersebut tetap menjadi modal penting, untuk meningkatkan kualitas pembinaan pada tahun-tahun berikutnya.