Kemenhaj HST: Travel Umrah di Barabai Mayoritas Berstatus Agen, Calon Jemaah Diimbau Gunakan Aplikasi Satu
Imbauan tersebut disampaikan setelah puluhan jemaah asal HST dan Tabalong sempat terlantar di Jeddah, akibat pihak travel tidak mampu memenuhi kewajiban memulangkan mereka ke Indonesia.
Dalam perkembangannya, seluruh jemaah telah mendapat pendampingan dari pemerintah Indonesia, melalui Kantor Urusan Haji di Makkah sambil menunggu proses pemulangan ke Tanah Air.
Salah seorang anggota jemaah, Tadil, mengaku bersyukur setelah pemerintah memberikan bantuan penginapan dan konsumsi kepada seluruh rombongan.
“Alhamdulillah, kami akhirnya mendapatkan tempat menginap dan makan dari pemerintah,” ujarnya.
Kasus tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat, agar lebih teliti memilih penyelenggara perjalanan ibadah umrah serta selalu memastikan prinsip 5 Pasti Umrah sebelum berangkat ke Tanah Suci. (wartabanjar.com/Adew)