Upau Bersiap Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Nusantara, Wisata Riam Kinarum Ditata untuk Tampung 2.000 Peserta
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Kecamatan Upau mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Kemah Bhakti Nusantara se-Kabupaten Tabalong, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir 2026.
Tak hanya itu, Upau juga diproyeksikan menjadi tuan rumah Kemah Bhakti Nusantara se-Kalimantan Selatan pada 2027, yang akan dipusatkan di kawasan wisata Riam Kinarum, Desa Kinarum, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong.
Hal tersebut diungkapkan Camat Upau, Agustian, usai menghadiri panen raya perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat Desa Masingai II, Kecamatan Upau, Rabu (29/07/2026).
Agustian mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan, termasuk menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Tabalong.
"Kami ingin mempersiapkan kegiatan ini secara maksimal, karena membawa nama baik Kecamatan Upau dan Kabupaten Tabalong di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya.
Menurut dia, pembenahan infrastruktur dan penataan kawasan wisata Riam Kinarum mulai dilakukan. Sejumlah organisasi perangkat daerah nantinya akan dilibatkan untuk mendukung kesiapan lokasi perkemahan.
Lokasi tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 2.000 peserta. Namun, apabila jumlah peserta meningkat, kawasan perkemahan akan diperluas, agar dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan pendukung.
Baca Juga: Kebut Pemulihan Listrik Kalsel, PLN Lakukan Sejumlah Perbaikan Stator Generator di PLTU Asam-asam
Baca Juga: Mentan Amran Tegaskan Pabrik Wajib Punya Kebun Tebu, Arahan Presiden Produksi Gula Digenjot
Selain area berkemah, juga disiapkan ruang bagi pelaku UMKM, lahan parkir, fasilitas toilet, hingga peningkatan konektivitas jaringan telekomunikasi, agar kegiatan berjalan lancar.
Agustian menegaskan, ketersediaan sinyal dari penyedia layanan telekomunikasi menjadi salah satu perhatian utama.
Untuk itu, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah provider, dan akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong, apabila masih terdapat kendala di lapangan.
"Dukungan jaringan telekomunikasi sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan peserta tetap mendapatkan akses komunikasi yang memadai," katanya.