Terdampak Pemadaman Bergilir, UMKM Kalsel Rugi Akibat Setop Produksi, PLN Banjarmasin Didemo Warga
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Gegara kerap mati lampu, PLN Kota Banjarmasin didemo warga dua hari terakhir ini.
Terbaru terjadi pada Rabu (29/7/2026) oleh Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan Bersatu.
Sehari sebelumnya, Selasa (28/7/2026), digelar oleh Pemuda Kalimantan Selatan.
Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan Bersatu juga menyatakan sikap tak puas terhadap fenomena kerap mati lampu di kota ini.
Sambil mengenakan baju hitam sebagai simbol Banjarmasin gelap dan bentuk perlawanan, massa mendesak PLN segera menjelaskan penyebab dan solusinya.
"UMKM Kalsel mengalami kerugian finansial masif akibat terhentinya proses produksi," bunyi pernyataan tertulis massa dalam unjuk rasa tersebut.
BACA JUGA: Kebut Pemulihan Listrik Kalsel, PLN Lakukan Sejumlah Perbaikan Stator Generator di PLTU Asam-asam
Massa mengaku kecewa dan mendesak PLN segera menyelesaikan masalah bukan sekadar bicara.
"Hebat dalam membuat alasan klasik tapi nol besar dalam hal menghadirkan solusi jangka panjang," teriak orator aksi.
Dalam aksinya, massa bergerak dari titik kumpul di Taman Kamboja, Jalan H. Anang Adenansi menuju kantor PLN Kota Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah. (wartabanjar.com/Yohanes)
Editor: Yayu