Pemkab Tanah Laut Gelar Rakor P2P 2026, Percepatan Penanganan Tuberkulosis
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar Rapat Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Tahun 2026 guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penanganan penyakit menular dan tidak menular di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (28/07/2026).
Agenda tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut ini dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Ismail Fahmi
yang hadir mewakili Bupati Tanah Laut.
Forum strategis tersebut diikuti sebanyak 128 peserta dari beragam unsur kepemerintahan, fasilitas pelayanan kesehatan, instansi vertikal, hingga organisasi kemasyarakatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, dr. Isna Farida, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas bidang untuk menyukseskan program prioritas kesehatan daerah, terutama mengingat Bidang P2P mengampu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Salah satu fokus utama pelaksanaan Rakor P2P tahun ini menyasar percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TB) yang masuk dalam agenda prioritas nasional.
Pada 2026, Kabupaten Tanah Laut mendapatkan alokasi program tracking TB di 41 titik lokasi dengan target sasaran sebanyak 100 orang yang dilaksanakan hingga November mendatang.
Baca Juga Empat Warga HST Terjangkit Malaria, Seluruhnya Tertular Saat Bekerja di Daerah Endemis
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar target pengendalian TB dan penyakit menular lainnya dapat tercapai," ujar dr. Isna Farida.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Ismail Fahmi saat membacakan sambutan Bupati Tanah Laut menyampaikan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan fondasi investasi jangka panjang demi menciptakan tatanan masyarakat yang produktif, mandiri, dan sejahtera.
Kualitas pembangunan kesehatan daerah tidak sekadar diukur melalui perluasan akses jangkauan medis, melainkan juga sejauh mana efektivitas pencegahan serta pengendalian berbagai potensi penyakit.