Persib, PSIS, Adhyaksa Kalteng Bebas Sanksi FIFA, Beda Nasib PSM, PSBS dan Semen Padang

WARTABANJAR.COM – Dua tim Liga 1 Super League dan 1 tim Liga 2 Championship akhirnya terbebas dari sanksi FIFA.

Kini ketiga tim tersebut yakni Persib Bandung dan Adhyaksa Kalteng FC (Super League) dan PSIS Semarang (Championship) bisa melakukan transfer pemain baik local maupun asing.

Ketiganya juga dapat mendaftarkan skuat pemain barunya di kompetisi resmi.

Sebelumnya, PSIS Semarang mendapat 3 sanksi sebagaimana yang terlihat di laman FIFA Registration Ban.

Akibat masuk daftar larangan itu, tim berjuluk Mahesa Jenarini terancam tidak bisa mendaftarkan pemain-pemain barunya.

Namun, Minggu (12/7/2026), sanksi FIFA dicabut setelah manajemen PSIS Semarang menyelesaikan masalah pembayaran dengan mantan pemainnya.

“Pencabutan banned sanksi dari FIFA sudah clear, kami juga sudah koordinasi dengan PSSI dan operator kompetisi,” ucap COO PSIS Fariz Julinar.

Baca Juga: Rumor Dua Nama Jadi Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan Kembali?

Baca Juga: Arema FC Gelar Latihan Perdana Jelang Lawan Persib di Piala Presiden

Kondisi serupa dialami Adhyaksa Kalteng FC yang berhome base di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalteng ini.

Mereka sempat selama 2 minggu masuk daftar tim terkena sanksi FIFA.

Namun, kini tim yang promosi ke Liga 1 Super League itu sudah bebas sanksi.

Terakhir, Persib Bandung akhirnya juga bebas sanksi FIFA pada Selasa (21/7/2026).

Selama dua bulan juara bertahan Liga 1 Super League ini sempat masuk “daftar hitam”.