Piero Hincapie harus menerima kartu merah saat Ekuador tersingkir, menambah daftar catatan yang tidak menguntungkan.

Gabriel Magalhaes dan Gabriel Martinelli pun mengalami kekecewaan, setelah Brasil tersingkir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Meski demikian, penampilan Martinelli disebut-sebut mampu meningkatkan minat klub lain terhadap dirinya di bursa transfer. Situasi ini berpotensi menambah dinamika skuad jelang bergulirnya musim 2026/2027.

Tidak semua pemain Arsenal pulang dengan nuansa negatif. Leandro Trossard tampil impresif bersama Belgia, meski kemudian merampungkan kepindahannya ke Besiktas. Performa solid itu menjadi penutup yang rapi bagi kiprahnya di turnamen.

Martin Odegaard juga layak mendapat sorotan. Kapten Norwegia tersebut menunjukkan penampilan gemilang sebagai motor permainan, performa yang mengingatkan publik pada kualitas terbaiknya bersama Arsenal.

Arsenal memiliki tiga pemain yang berhasil menjadi juara Piala Dunia: David Raya, Martín Zubimendi, dan Mikel Merino.

Namun, hanya Merino yang mendapat kesempatan bermain secara konsisten dan beberapa kali mencetak gol sebagai pemain pengganti. Raya sendiri tidak mencatatkan satu menit pun bermain pun sepanjang turnamen.

Kondisi skuad yang dihantui masalah kebugaran serta inkonsistensi performa menjadi tantangan besar bagi pelatih Mikel Arteta.

Manajer Arsenal itu harus memastikan proses pemulihan, rotasi pramusim, dan pemadatan ritme, terjadi tanpa mengorbankan kesiapan kompetitif.

Keputusan kapan menurunkan Rice dan Saka, sambil menunggu perkembangan cedera Saliba, akan menentukan langkah awal Arsenal di bulan Agustus 2026 nanti.

Di saat bersamaan, pemain yang baru saja menjalani turnamen panjang memerlukan program yang disesuaikan. (Wartabanjar.com)