Disdikbud Kalsel Belum Punya Juknis, Nasib Siswa Atlet KKO SMAN 2 Banjarmasin Tergantung Rapat Guru
Dedi Hidayat juga mengungkapkan mereka membahas pula kendala sejumlah siswa atlet tidak maksimal memenuhi kewajiban akademiknya, apakah karena faktor miskomunikasi jadwal tanding dan pelatihan atau ada hambatan lain.
”Jika masih memungkinkan sesuai regulasi yang berlaku, maka coba didorong dengan adanya program remedial atau penyelesaian tugas khusus agar hak pendidikan siswa tetap terpenuhi tanpa merusak integritas aturan di sekolah,” ujarnya.
Akan tetapi, Disdikbud Kalsel menyerahkan keputusan akhir terkait nasib belasan siswa atlet itu pada pembahasan di tingkat sekolah.
”Akan dilakukan rapat guru SMAN 2 Banjarmasin untuk menentukan hal tersebut,” kata Dedi Hidayat.
Menurut Dedi, Disdikbud berharap pencapaian prestasi olahraga tetap mendapat dukungan, namun pendidikan karakter dan tanggung jawab akademik juga harus berjalan seiring.
”Ini merupakan upaya untuk menjamin hak anak untuk mendapatkan sistem pembelajaran yang bersesuaian dengan statusnya sebagai atlet daerah,” ucapnya. (wartabanjar.com/ikhsan)