"Di mana acara HANI, puncak HANI ini kita selenggarakan dari bersemarak seluruh Indonesia dibarengi dengan peluncuran daripada program Ananda Bersinar. Program Ananda Bersinar ini adalah kita mengajak, kita mulai menjaga dan mengajak anak-anak kita seluruh Indonesia untuk bersama-sama kita perangi narkoba mulai dari anak-anak kita. Jadi, anak-anak kita, kita jaga semua dari bahaya penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Sebagai langkah konkret di daerah, BNNK Tanah Laut telah menjalankan deteksi dini melalui pemeriksaan tes urine secara acak di tingkat Sekolah Menengah Atas hingga pondok pesantren.

"Ya, rencana ke depan terkait Ananda Bersinar untuk anak-anak, saat ini kita sudah sebenarnya sudah merencanakan dari tahun ini, di mana beberapa sekolah sudah kita laksanakan tes urin di level anak-anak pendidikan SMA, termasuk anak-anak di pondok pesantren. Jadi, kita secara random bekerja sama dengan kepala sekolah, pihak sekolah, guru BK untuk samplinganak-anak yang ada di sekolah," paparnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, BNNK Tanah Laut tidak menemukan adanya siswa yang terindikasi menggunakan narkotika. Saat ini pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk melengkapi sarana alat tes urine guna menjangkau seluruh lembaga pendidikan di Tanah Laut. (Wartabanjar.com/Gazali/*).

Editor Restu

Foto Gazali
Ket. Suasana zoom peringatan HANI di BNNK Tanah Laut.