Raihan tersebut mengantarkan Kabupaten Banjar mengumpulkan 270 poin dan menempati peringkat kedua pada klasemen akhir.

Miftahudin mengatakan pihaknya telah menyampaikan surat resmi kepada LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan untuk meminta penjelasan mengenai mekanisme penetapan juara umum.

”Secara perolehan poin, Kabupaten Banjar mengumpulkan 270 poin, lebih tinggi dibanding Banjarmasin yang memperoleh 265 poin. Karena itu kami telah menyampaikan surat resmi kepada LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan untuk meminta penjelasan terkait penetapan juara umum,” tutupnya. (wartabanjar.com/*/IKhsan)

Editor: Yayu