DPRD Kalsel Sikapi Serius Belasan Siswa Atlet Tidak Naik Kelas, Ombudsman Tunggu Laporan
“Oke (mereka) siswa atlet berprestasi. Tapi kami juga punya aturan terkait tugas, absensi. Banyak hal yang pada prinsipnya harus seimbang,” ucapnya.
Sementara sejumlah orangtua siswa atlet mempertanyakan kebijakan dan dispensasi dari sekolah.
Pasalnya, selain aktivitas belajar mengajar di sekolah, anak-anak mereka juga sering harus mengikuti latihan, apalagi bila ada kejuaraan.
“Kalau seperti ini jadi percuma mendaftar ke sekolah melalui jalur kelas olahraga. Tidak ada bedanya dengan siswa reguler. Karena itu anak saya pindah ke sekolah lain yang juga memiliki KKO,” tegas salah seorang orangtua siswa.
Sementara Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Hadi Rahman mengaku belum mengetahui permasalahan tersebut.
Pasalnya, belum ada pengaduan atau laporan dari masyarakat ke Ombudsman Kalsel.
"Sejauh ini masyarakat atau pihak terdampak tidak ada yang melapor ke sini," katanya kepada Wartabanjar.com.
Kepala Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Kalsel, Rujali Nor menambahkan, sesuai mekanisme atau ketentuan, untuk menangani atau mèrespons sebuah masalah pelayanan publik, Ombusman mendasarkan pada laporan warga.
"Harus ada pengaduan resmi dari masyarakat. Setelah itu baru kami dari pihak Ombudsman akan menerima dan melakukan verifikasi. Selama belum ada pengaduan maka belum bisa," kata Rujali. (wartabanjar.com/yohanes/*)