Nihil Murid Baru, SDN 3 Mandingin HST Tetap Jalankan Pendidikan Inklusi

WARTABANJAR.COM, BARABAI – SDN 3 Mandingin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan tetap melaksanakan proses belajar mengajar meski tidak menerima murid baru pada tahun ajaran 2026/2027.

Berdiri sejak 1981, sekolah itu kini masih menjadi tempat belajar bagi 16 siswa, termasuk tiga anak berkebutuhan khusus yang mengikuti layanan pendidikan inklusi.

Sekolah yang berada di Jalan Telaga Sei Tabuk, Desa Mandingin, Kecamatan Barabai tersebut saat ini mendampingi siswa penyandang tuna daksa dan tuna wicara.

Sejumlah guru kelas di SDN 3 Mandingin juga telah mengikuti pelatihan pendidikan inklusi agar mampu memberikan layanan belajar sesuai kebutuhan setiap peserta didik.

Plt Kepala SDN 3 Mandingin Muhammad Arif mengatakan, layanan pendidikan inklusi terus berjalan meski jumlah siswa di sekolah tersebut terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga Tim SAR Evakuasi Korban Tercebur Sumur di Guntung Manggis Banjarbaru

Baca Juga 2 Hektare Lahan di Kintap Terbakar, Kasatpol PP Tanah Laut Imbau Warga Waspada Karhutla

“Alhamdulillah, anak yang tuna wicara sekarang sudah mulai berkembang. Dulu hampir tidak bisa berbicara, sekarang sedikit demi sedikit sudah mulai bisa mengucapkan kata-kata. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pendampingan” ujar Arif kepada wartabanjar.com, Jumat (17/7/2026).

Menurut Arif, pendampingan terhadap anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu perhatian utama sekolah agar mereka tetap memperoleh layanan pendidikan yang sesuai.