Persaingan yang semakin ketat tentu menjadi keuntungan bagi Manchester United, terutama karena mereka akan menjalani jadwal padat di Premier League, Liga Champions, dan berbagai kompetisi domestik.

Di sisi lain, situasi tersebut berpotensi menyulitkan Kobbie Mainoo untuk mendapatkan menit bermain secara konsisten.

Gelandang muda Inggris itu bukan tipe spesialis perebut bola, sementara Tielemans diperkirakan akan langsung menjadi pilihan utama berkat pengalaman dan kualitasnya.

Padahal, Mainoo merupakan salah satu pemain yang tampil paling menonjol sejak Michael Carrick menangani MU.

Karena itu, Carrick dituntut mampu mengelola rotasi dengan baik, agar perkembangan pemain berusia 21 tahun tersebut tidak terhambat, akibat minimnya kesempatan bermain. (Wartabanjar.com)