Waspada Banjir Rob di Muara Sungai Barito, Banjarmasin Batola Terdampak

WARTABANJAR.COM – Peringatan dini potensi banjir rob akan melanda wilayah pesisir Sungai Barito mulai Senin (13/7/2026).

Banjir rob disebabkan adanya fase super new moon (perigee + bulan baru)
pada 14 Juli 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

Prediksi banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di pesisir wilayah Kalimantan Selatan.

Pasang maksimum berpotensi terjadi di wilayah Perairan Muara Sungai Barito pada 13 – 20 Juli 2026 pukul 06.00 12.00 WITA dengan ketinggian maksimun mencapai 2.7 meter.

Adapun wilayah berpotensi terdampak di Pesisir Perairan Sungai Barito, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut, Banjar, dan Barito Kuala.

Baca Juga Pendaftaran Beasiswa Satu Desa Satu Da’i Tabalong Ditutup Besok, Senin 13 Juli 2026

Baca Juga 127 Warga Pahandut Palangka Raya Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran Besar

Banjir rob adalah peristiwa masuknya air laut ke daratan akibat naiknya permukaan laut terutama saat fase pasang maksimum, baik karena pasang, badai, maupun perubahan iklim.

Jenis banjir ini sering terjadi di kawasan pesisir dan biasanya bersifat berkala, namun dalam beberapa kasus bisa menjadi permanen karena faktor lingkungan dan perubahan iklim.

Berbeda dengan banjir akibat hujan atau luapan sungai, rob berasal langsung dari air laut. Berikut penyebab banjir rob :

a. Pasang Laut (Tidal Flooding)

Naiknya permukaan air laut karena gravitasi bulan dan matahari adalah penyebab alami utama banjir rob. Ketika pasang laut mencapai titik tertinggi—terutama saat bulan purnama atau perigee (jarak terdekat bulan ke bumi)—air laut bisa meluap ke daratan, terutama di daerah pesisir yang rendah.