Pascakebakaran, Siswa MTs Darul Ulum Pahandut Palangka Raya Harus Belajar Secara Daring
WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA – Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum, Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, harus mendapati sekolahnya luluh lantak, Senin (13/7/2026) pagi.
Bangunan madrasah di Jalan dr. Murjani, Gang Sari 45, terbakar pada Minggu (12/7/2026) siang.
Enam ruang kelas, kelas 1 sampai kelas 6 jadi arang akibat dilalap si jago merah, yang juga memusnahkan sekitar 25 rumah warga.
Meski demikian, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tetap berlangsung dengan memanfaatkan bangunan yang masih bisa digunakan.
Padahal, menurut Ketua Yayasan Darul Ulum, Samsuri, bangunan tersebut baru satu semester digunakan.
Baca Juga: Temuan Mayat di Sungai Lulut Kabupaten Banjar, Jenis Kelamin Laki-laki
Baca Juga Penemuan Mayat di Pasar Pagi Masih Diselidiki Polsek Banjarmasin Tengah
Kepada wartawan, Senin siang, Samsuri mengatakan pemeliharaannya pun baru selesai sehingga serah terimanya dengan kontraktor belum dilakukan.
Untuk sementara pembelajaran dilakukan secara daring.
Sambil memikirkan Solusi, pihak sekolah akan menggunakan empat ruangan yang tersisa untuk dipakai sebagai tempat belajar
Namun ruang yang tersisa itu pun tidak sepenuhnya aman karena plafonnya mulai ambrol akibat disemprot pemadam kebakaran.
Akibat musibah ini, yayasan memperkirakan kerugian mencapai Rp 700 juta.
Namun Samsuri memastikan tidak ada dokumen penting sekolah maupun siswa yang ikut terbakar.
Musibah ini terasa semakin memprihatinkan karena mayoritas siswa dari keluarga tidak mampu, seperti anak pemulung, tukang becak, pedagang kaki lima, hingga buruh lepas dan buruh bangunan. Tak sedikit dari mereka juga tercatat sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Oleh karena itu, pihak yayasan menegaskan tidak akan meminta dana perbaikan dari wali iswa.
Yayasan pun berharap pemerintah kota maupun provinsi turun. (wartabanjar.com/tamam)
Editor Restu