Lengan Ayun Radikal M1 Bantu Jack Miller Melesat di MotoGP Jerman
Namun, para insinyur Yamaha tampaknya berhasil menemukan solusi cerdas untuk memangkas hambatan udara (drag) pada M1, lewat penggunaan beberapa sayap kecil (winglet) di area belakang motor.
Pengamat MotoGP terkemuka, Mat Oxley, menyoroti detail swingarm baru pada motor Quartararo setelah FP1. Komponen ini dilengkapi dengan tiga winglet yang diposisikan miring untuk mengoptimalkan aliran udara di bagian buritan.
“Aerodinamika swingarm baru Yamaha jauh lebih rapi daripada milik Aprilia dan Ducati,” tulis Oxley dalam unggahannya.
Langkah ini membuktikan kejelian tim aero Yamaha dalam mengurai turbulensi di area belakang M1. Selain winglet di bawah jok, tiga sayap kecil tambahan kini terpasang manis di lengan ayun terbaru.
Pengurangan hambatan udara di area buritan ini, diharapkan mampu mendongkrak kecepatan di trek lurus secara signifikan bagi para pembalap Yamaha, sekaligus meningkatkan stabilitas sektor belakang saat memasuki zona pengereman (braking zone).
"Titik pengereman kami terkadang bisa 15 meter lebih lambat dari pembalap lain. Namun, kami juga harus berakselerasi 15 meter lebih awal. Jadi, sasis dan ban benar-benar dipaksa bekerja ekstra keras," jelas Miller.
Ia menggunakan swingarm lama di FP1 sebelum beralih ke spek baru pada sesi sore.
Kendati membawa dampak positif pada performa internal, komponen baru ini bisa memicu dinamika unik dalam situasi balapan.
Akibat turbulensi udara yang berkurang drastis berkat fungsi winglet, pembalap yang membuntuti di belakang motor Yamaha tidak akan terlalu terganggu oleh efek dirty air (udara kotor).
Pemasangan dua winglet kecil ini membuat pelepasan udara dari area lengan ayun menjadi lebih bersih dan teratur, meminimalkan jejak pusaran angin saat motor membelah sirkuit.
Para penggemar MotoGP yang jeli sebelumnya sudah melihat kemiripan konsep antara Yamaha dan Ducati, sejak M1 terbaru diluncurkan.
Kini, pabrikan berlogo garpu tala tersebut terbukti tidak ragu mengambil inspirasi dari kompetitornya, demi memuluskan misi bangkit di kelas utama. (Wartabanjar.com)