Belum Genap Tiga Hari, Kecelakaan Kembali Terjadi di Jalan Lingkar Barabai HST, Pikap Tabrak Fortuner
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Belum genap tiga hari setelah kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang, perempatan Jalan Lingkar Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 04.50 Wita.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi DA 8533 PU yang bertabrakan dengan Toyota Fortuner berwarna hitam di kawasan perempatan jalan tersebut.
Kasat Lantas Polres Hulu Sungai Tengah, Iptu Saiful Fakri, mengatakan kecelakaan bermula saat Suzuki Carry melaju dari arah Banjarmasin menuju Desa Kapar.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
“Mobil pikap kemudian bertabrakan dengan Toyota Fortuner hitam yang datang dari arah berlawanan,” ujar Saiful.
Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Suzuki Carry berhenti di tengah badan jalan, sedangkan Toyota Fortuner terdorong hingga ke bahu jalan sebelah kiri arah Desa Kapar.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Satlantas Polres HST menduga pengemudi Suzuki Carry mengalami kelelahan hingga mengantuk saat mengemudikan kendaraan.
“Dugaan sementara, pengemudi mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan dan masuk ke jalur lawan,” katanya.
Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka serius.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut Jalan Lingkar Barabai, Satlantas Polres HST Usulkan Penambahan Rambu dan CCTV
Petugas Satlantas Polres HST yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kedua kendaraan itu agar tidak menghambat pengguna jalan.
Kecelakaan ini terjadi hanya sekitar 100 meter dari lokasi kecelakaan maut sebelumnya yang terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 23.30 Wita, yang menewaskan tiga orang.
Dalam peristiwa tersebut, sebuah mobil pikap menabrak warung hingga dua orang lainnya turut mengalami luka-luka.