"Atau masih kurang, atau mungkin tidak cukup bukti sehingga harus kita hentikan. Yang mungkin saya ingin kedepankan adalah asas praduga tak bersalah. Bahwa terhadap siapa pun, sekalipun terlapor, kita harus menetap, menerapkan sudut pandang asas praduga tak bersalah," lanjut Ricky pada Kamis (2/7/2026).

Bantahan Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut

Isu dugaan tindakan asusila ini pertama kali mencuat di jagat maya sejak pertengahan Juni 2026, yang berujung pada terganggunya aktivitas kedinasan di Kantor Kemenag Tanah Laut serta memicu keresahan tokoh daerah.

Merespons perkembangan isu tersebut, Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut, Khairuddin, memberikan pembelaan resmi saat menggelar jumpa pers di kantor Kemenag Tanah Laut pada Senin (29/6/2026).

Ia membantah keras tuduhan itu dan menekankan situasi ruang kerjanya yang selalu terbuka dan terpantau kamera pengawas.

"Saya sebenarnya tidak apa ya? Tidak terlalu membaca secara detail berita-berita itu, tetapi masalah itu yang saya tangkap itu tidak pernah terjadi, tidak ada peristiwanya ya kan. Kemudian di tempat saya ini kan ada CCTV, ruangan terang seperti ini, kalian sering masuk ke sini kan?" kata Khairuddin saat dikonfirmasi pada Senin (29/6/2026).

Khairuddin menduga munculnya tuduhan negatif ini merupakan bentuk rekayasa yang didesain oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di internal kantornya yang merasa terjepit setelah ditertibkan terkait masalah kedisiplinan.

Oknum tersebut diduga kuat sengaja memanfaatkan anak-anak yang sedang menjalani program magang demi mencemarkan reputasinya.

"Saya kasihan kepada anak-anak itu. Mereka anak-anak yang baik, tetapi diduga dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu," ucap Khairuddin saat diwawancarai pada Senin (29/6/2026).

Tempuh Jalur Hukum, Kuasa Hukum Sebut Aktor Intelektual Akan Terungkap

Di sisi lain, kasus ini melebar setelah pihak Kepala Kemenag Tanah Laut mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan atas dugaan pencemaran nama baik.