WARTABANJAR.COM - Usai meraih kemenangan perdana yang sensasional di Sirkuit Assen, bintang baru Trackhouse Racing, Ai Ogura, resmi menjelma menjadi kuda hitam paling berbahaya yang siap merusak peta persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Kemenangan Grand Prix perdana dalam karier Ai Ogura di kelas utama MotoGP, membuat pembalap Trackhouse Racing itu mulai banyak diperbincangkan.

​Finis di peringkat ke-16 pada klasemen 2025, Ai Ogura menjelma menjadi kuda hitam yang merusak perburuan gelar juara dunia 2026 di tahun keduanya.

Hingga seri Belanda dua pekan lalu, pembalap Jepang itu berada di peringkat ke-4 dan hanya tertinggal 25 poin dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin.

​Berbicara dalam podcast Gas It Out, pakar sekaligus pembalap veteran MotoGP, Neil Hodgson, memberikan pujian setinggi langit kepada Ai Ogura, setelah sang pembalap meraih kemenangan perdana di kelas utama pada Grand Prix Belanda.

​“Dia adalah pengendara yang sangat mengandalkan insting, orang yang paling tidak agresif yang pernah Anda temui,” ujar Neil Hodgson.

​“Dia benar-benar pria yang pendiam dan rendah hati, bukan? Tapi ketika dia menurunkan pelindung helmnya, dia akan langsung menyerang. Dan dia selalu seperti itu, bahkan saat masih di kelas yang lebih kecil,” pungkasnya.

Baca Juga: Marc Marquez Diprediksi Tak Akan Mendominasi di Sachsenring

Baca Juga: Marc Marquez Hanya Ingin Menikmati Balapan di MotoGP

Mantan pembalap MotoGP itu kemudian membahas apa yang membuat Ogura begitu hebat, dibandingkan pembalap lain yang menggunakan motor sejenis.

Hodgson menyebut kontrol rem belakang yang luar biasa dari pembalap berusia 25 tahun itu, sebagai faktor kunci kecepatan impresifnya di atas motor prototipe.

​“Dia adalah raja rem belakang. Saya tahu, sebagian besar pembalap MotoGP banyak menggunakan rem belakang, tetapi Ai Ogura jelas mengikuti gaya Marc Marquez,” ujar Neil Hodgson.